Wednesday, 3 May 2017

Sinopsis U-PRINCE Series : The Single Lawyer (FirstClass) Episode 1

Akhirnya giliran mas agus jugaaa haaaaahaha sama mbak apeeelll:v mas agus makan apel enak yaaa. Aku gatau banget sih soal agus tapi ngelihat dia rasanya seneng gitu enggak kayak orang Thailand tapi kayak orang jawa hahahah. 






Seperti biasa setiap part baru selalu muncul duo U-Report P’Cholly dna P’Sylvi mereka mau wawancarai Firstclass yang merupakan ambassador U-Prince dari Fakultas hukum. Karena mereka elat Firstclass sudah pergi hahahah trus Kirun bilang suruh susul aja soalnya Firstclass juga barusan perginya. Duo U-Report ngejar Firstclass untuk wawancara dia ngasih waktu 30 detik buat wawawncara hahahhaha *ontimemode. Yaah biasa apalagi kalau ga soal cewek yang ditanyain hahaha.


“aku dengar kamu suka mengoleksi jam tangan, ada alasan tertentu kah?” tanya P’Cholly

“aku orangnya disiplin waktu dan tepat waktu “ jawab Firstclass

“gimana kalau kamu ketemu cewek yang tidak tepat waktu?” lanjut P’Sylvi

“tergantung,, seberapa besar aku menyukainya” jawab Firstclass

“kalau kamu suka sama cewek apa kamu akan langsung menyatakannya?” lanjut P’Cholly

“aku mungkin akan berpura-pura tidak peduli padanya” jawab Firstclass

Sebelum melanjutkan pertanyaan selanjutnya Firstclass udah nyelonong pergi duluan hahahahaha. Menderita yaa kalau suka sama cowok macem Firstclass begini hahahah

 












Di lapangan Minute dan geng barunya sedang duduk cantik kemudian datang seorang cowok. Mereka bertiga sudah pede kalau cowok itu akan ngajak kenalan salah dari mereka tapi ternyata dia nunggu ceweknya hahahahah. Duhh cengoo deeh mereka hahahahah. Selagi mereka turun tangga mereka ngobrolin kalau cowok-cowok ganteng sudah ada yang memiliki #iyaaaaaaa# :v. belum sampai turun tangga Minute melihat Firstclass yang sepertinya lagi nunggu seseorang. Minute berharap Firstclass ga melihat Minute tapi ternyata dia melihat keberadaan Minute. Sebelum sempat menyapa Firstclass sudah disamperin sama temennya lalu pergi. Teman-teman Minute penasaran siapa cowok ganteng tadi, lalu Minute menceritakan kalau dia adalah salah satu Ambassador U-Prince dari Fakultas Hukum yang bikin gengnya dulu bubar.







Minute sedang shopping besar-besaran :v dia beli apa aja. Minute juga beli jam dia ingin membayar pakai kartu kredit tapi ternyat kartunya ga berfungsi, dia bingung karena tadi masih bisa dipake dan marah-marah sama pelayannya. Firstclass datang ke toko jam tersebut untuk mengambil jam pesanannya (cowok on time cuuuyyy, beli-nya ga games tapi jam tangan :v). Firstclass yang mengetahui permasalahannya memberikan nomor operator untuk menanyakkan masalah kartu kredit Minute lalu pergi. Minute dibuat makin kesal saja sama Firstclass karena tingkahnya yang sok cool.










Minute menelepon petugas kreditnya dan diberitahu kalau kartu kredit Minute sudah dibekukan sama Bank Bangkok. Minute panic dia pikir itu ulah ayahnya tapi ternyata langsung dari Bank-nya yang membekukan kartu kreditnya. Kemudian Mama Minute menelepon dan mengatakan kalau keluarganya sudah bangkrut. Mama ingin Minute untuk menjual barang-barang yang sudah dibeli dan menyewa kamar dekat kampusnya karena orang tuanya akan pergi ke Hongkong sementara waktu. Minute yang diberitahu seperti itu jelas saja terkejut dan ga nyangka bakal jadi begini.




Minute menyewa sebuah kamar yang menurutnya itu ga layak jadi tempat tinggal manusia ahhahah. Dia sampai adu mulut sama ibu kostnya kalau lebih baik Minute tinggal di sini kalau gamau bisa pergi. Minute sedang meratapi nasibnya dan harus menjual barang-barang mahalnya untuk biaya hidup. Mama Minute menelepon untuk menanyakan keadaan Minute dan akan segera kembali kalau sudah dapat pekerjaan baru. 










Minute merasa ada sesuatu yang aneh dan mendengar suara aneh juga. Dia mencari-cari apa yang dia dengar tadi, setelah menurunkan kakinya dan kaget karena ada kecoak :v. Dia juga buka selimutnya dan ternyata ada tokek *ini mah aku juga takut* Minute ketakutan dan ditambah Ibu Kostnya yang tiba-tiba datang memakai masker bikin Minute tambah kaget. Ibu Kost memasukkan Tokek ke dalam kaleng dan menakut-nakuti Minute. Ibu Kost bahkan bilang kalau mungkin saja teman-temannya akan datang lagi dan bikin Minute ga tidur semalaman hahahahah. 



Minute sedang memohon sama Tuhan supaya kehidupannya balik lagi. Dia ga bisa hidup seperti ini terus-terusan dan tiba-tiba ada yang meneleponnya. 




“BM….aku sangat merindukanmu” kata Minute

“ada apa denganmu?” tanya BM

“aku sedang kesusahan tapi aku tidak bisa mengatakannya padamu”kata Minute

“Minute, kalau kamu butuh bantuan aku selalu ada untukmu” kata BM



BM membawa Minute ke tempatnya untuk buat kesepakatan. Minute awalnya tidak ingin menceritakan masalah keluarganya tapi BM ingin membantu Minute. Akhirnya Minute menceritakan bahwa keluarganya bangkrut, BM tertawa mendengarnya. Bukan karena meremehkan Minute tapi melihat cara Minute menjelaskannya sungguh membuat BM tertawa. BM memberi tawaran untuk menjadi pacarnya dan tiap bulan akan dibayar sebanyak 50.000 baht tentu saja Minute senang banget. Tapi Minute bingung kenapa dia harus jadi pacar BM, kemudian BM bilang kalau dia pacaran sama Pitcher yang merupakan idola kampus. Minute kaget karena pacar BM ternyata seorang cowok. BM minta bantuan Minute dan Minute juga membantu BM. Meskipun agak ragu tapi kondisi Minute sepertinya mengharuskan membantu BM. Bahkan Minute sudah membayangkan kalau dia dapat dia ga perlu tinggal di kost-an jelek atau menjual barang berharganya. Ternyata ketika BM dan Minute sedang ngobrol didengarkan sama Firstclass yang sedang menbaca buku di ruang sebelah. 







“sepertinya ide bagus, kamu bantu aku dan aku bantu kamu” kata Minute 

“tetapi aku rasa itu bukan ide yang bagus, BM kalau kamu ada masalah kamu harus ceritakan sama Ibumu” kata Firstclass yang tiba-tiba datang











Firstclass dan Minute saling adu pendapat. First mengatakan kalau seburuk apapun masalah Minute dia ga perlu melakukan hal semacam ini tapi Minute ga terima dengan ucapan First. Minute sepertinya ingin menghajar Firstclass tapi dicegah sama BM. Firstclass meninggalkan mereka berdua kemudian disusul BM. Firstclass dan BM bicara berdua di ruang sebelah untuk membicaraka keputusan BM mengajak Minute tinggal di tempatnya. Beberapa menit kemudian BM keluar dari ruangan dan mengatakan sama Minute kalau Firstclass setuju tapi Minute harus meminta maaf sama dia. Minute gamau karena dia sudah menilai Minute adalah orang yang buruk. Meskipun awalnya gamau karena gengsi akhirnya Minute masuk ke ruangan dimana Firstclass membaca novel. Firstclass menanyakan maksud kedatangan Minute dan menghitung supaya Minute segera berbicara.










“ada apa?” tanya Firstclass

“eeemm…..”gumam Minute

“10, 9, 8,….”hitung Firstclass

“tunggu….kamu akan menghitung dan menekanku begini” cegah Minute

“7, 6, 5 “lanjut Firstclass

“stop,, BM menyuruhku minta maaf sama kamu” jelas Minute

“sudah selesai kan, sekarang keluar” kata Firstclass

“aku ke sini untuk minta maaf sama kamu, harusnya kamu sopan sama orang yang minta maaf sama kamu”terang Minute

“untuk orang yang ga punya “sopan santun” sepertimu , kamu ga perlu mengajariku sopan santun” jelas Firstclass dan menyuruh Minute keluar dari ruangannya. 

Minute keluar ruangan  dengan emosi, dia marah karena dibilang ga punya sopan santun sama Firstclass, BM mencoba untuk menenangkan Minute yang sedang emosi.





Minute  akhirnya keluar dari tempat kost lamanya dan dibantu BM untuk membawa barang-barangnya. Saat keluar dari kamar Minute bertemu dengan ibu kostnya dan mengatakan kalau dia akan pergi dari kost untuk selama-lamanya hahahaha. BM membawa semua barang-barang Minute yang banyak sekali dan tanpa sengaja menjatuhkan salah satunya. Minute buru-buru mengambilnya dan mengelusnya hahahaha yang diambil dan dielus barang-barang brandednya looohh bukan BM wwkwk. Ibu kost yang melihatnya pun heran dengan tingkah Minute.








Sebelum mengantarkan Minute ke tempat Firstclass, BM mengajak Minute minum di café. Selama di café mereka ngobrolin banyak hal dan Minute menanyakan soal Firstclass yang bisa jadi kakaknya. BM mengatakan kalau ayahnya mempunyai 2 istri dan Firstclass anak dari istri pertama ayahnya. Minute sempat bingung tapi dia mecoba untuk memahami perkataan BM. BM banyak memuji Firstclass yang telah banyak membantunya selama ini. 




“jadillah cewek baik selama tinggal dengan P’First, tanya sama dia kalau gatau dan jangan mulai berantem” nasihat BM 










Minute sampai di rumah Firstclass dan menata rapi semua barang-barangnya. Duuh koleksi jam Minute bikin ngileeeerrr yaaa heheheh. Setelah selesai membereskan barang-barangnya Minute tiduran di kamar dan mengatakan kalau ga nyangka dia bisa seatap sama Firstclass. Setelah membayangkan bagaimana dulu Firstclass membantunya dari preman dia merasa senang kalau bisa dekat Firstclass. Tetapi waktu  membayangkan bagaimana kasarnya dia sama Minute mukanya jadi jutek banget.








BM sedang berada di tempat Pitcher,,,,yaaah sepertinya begitulaaaah hahahahha. BM habis mandi setelaaah melewati malam yang panjang bersama Pitcher. Pitcher bertanya tentang Minute yang tinggal bareng sama Firstclass katanya mereka sering berantem. Tetapi BM mengatakan kalau tidak perlu mengkhawatirkan Minute karena ada Firstclass.











Minute sedang siap-siap untuk berangkat sekolah. Dia  naik lift yang kemudian disusul Firstclass, Minute menyapa FIrstclass duluan tapi di cuekin sama First. First justru mengejek Minute kalau Minute bukan kayak mahasiswa olahraga tapi pulang dari kursus. Seperti biasa mereka kan kucing sama tikus ya kalau ketemu isinya Cuma berantem mulu. Firstclass mengambil peralatan olahraga Minute dan langsung dibawa pergi. Minute ga terima dan mengikuti Firstclass *modusmauberangkatbareng :v*. Tau kan kalau Minute tuh gengsinya selangit Firstclass nyuruh Minute masuk ke mobil agar berangkat bareng aja tapi dia gamau. Firstclass mau pergi eeeh ditahan sama Minute *suka PHP nih mbak*. Sampainya dia kampus Firstclass menanyakan cara Minute menyakinkan Mama BM kalau Minute adalah pacarnya. Firstclass juga memberitahu tipe cewek yang diinginkan  BM pada suatu wawancara.





“gimana caramu menyakinkan Mama BM kalau kamu pacarnya?” tanya First

“bukan urusanmu”jawab ketus Minute

“…seseorang yang sopan santun dan patuh dan seseorang yang manis seperti Lady Thailand” jelas Firstclass menerangkan tipe cewek BM







Firstclass menganggap Minute sama sekali ga cocok jadi cewek idaman BM karena itu adalah salah alasan supaya Mama BM percaya. First juga memberitahu kalau diberi tumpangan atau membawakan tasnya harusnya Minute mengucapkan Terima Kasih. Karena itu sesuai dengan kontrak yang dibuat sama BM, dia akan melatih Minute agar pantas jadi pacarnya BM.

Tentu saja Minute gamau kalau harus merubah dirinya menjadi orang lain. Lalu Firstclass menantang Minute kalau gamau dia bisa membatalkan perjanjian dan kembali ke kehidupan lamanya. Minute jelas saja gamau dan menerima tantangan yang diberikan Firstclass. Seketika Minute langsung bersikap ramah, sopan dan lemah lembut, bahkan dia juga minta Firstclass membukakan pintu untuknya. 



“kamu ga perlu bersikap kayak tadi, aku Cuma bercanda tapi aku menyukainya”kata First lalu pergi meninggalkan Minute



Minute yang mendengar perkataan Firstclass tadi langsung menggerutu sendiri setelah Firstclass pergi. Minute merasa diperangkap BM karena diserahkan sama orang macam Firstclass.







Minute sampai di rumah dia merasa capek banget dan lapar. Karena males keman-mana dia berinisiatif untuk pesan Pizza tapi belum mau pesan kabel teleponnya dicabut sama Firstclass hahahahaha. Tentu saja Minute kesal banget karena dia lagi lapar.















Firstclass menyuruh Minute mengikutinya karena dia kan mengajari Minute jadi cewek seperti Lady Thailand. Dengan ketampanan Firstclass aku aja lihatnya senang lohh. Tapi Minute ogah-ogahan diajarin Firstclass. Firstclass bilang kalau Minute harus lebih sopan dan mengganti cara bicaranya. Minute masih berusaha enggak mau tapi Firstclass mengingatkan tentang kontrak yang sudah ditanda tangani dan ga bisa dibatalkan. Minute kelelahan karena diajarin Firstclass dan dia berinisiatif untuk mengambil surat kontraknya agar Firstclass ga bisa mengaturnya lagi.

6 comments:

  1. Ditunggu kelanjutannya. Su su!!!

    ReplyDelete
  2. Di tunggu ep 2 nyaa :) SEMANGAT buat sinopsis ny yaaaa ;)

    ReplyDelete
  3. Suka... Suka... Suka :-D makasi sinopsisnya mbk say :-) tolong dilanjutkan ya episode berikutnya :-)

    ReplyDelete
  4. Suka... Suka... Suka :-D makasi sinopsisnya mbk say :-) tolong dilanjutkan ya episode berikutnya :-)

    ReplyDelete