Wednesday, 9 August 2023

Day 3 - Are We Going Now?

Rabu, 12 Juli 2023

Sampai di hari ketiga, agak hopeless sih di hari ketiga ini. Karena aku bingung destinasi-nya menarik ga yaa?? seru ga yaa??? Ntar kamu suka ga yaaaa???? Pertama-tama kita ke Suraloka Zoo, worth it not worth it sih yaa tapi lihat kamu excited banget menceritakan segala jenis hewan seru juga. Paling tidak sepertinya ada yang membuat menarik haahhahaahhahaha. Trus kita ke Ullen Sentalu. Tempat yang pengen banget aku kunjungi dari duluuuu. Aku bukannya ga niat cuma emang kalau lihat maps jaraknya 1 jam lebih aku malaaaassssss kkkkkkkkkkkkkkkkkkk. Seru banget ya di Ullen Sentalu, someday aku juga bakal kesana lagi deeeh.( tapi kayaknya aku ga akan sanggup untuk kesana sendiri, yang ada aku hanya akan mengingatmu lagi). Aku suka banget dengerin orang bercerita apalagi ceritanya menarik banget seperti pemandunya kemarin.


Karena tadi pagi kita sudah makan lontong sayur aku pikir ngemil aja cukup buatku yaaa. Tapi kan aku lupa kamu harus pokoknya makan, iya makan besar hahahhahahahahaha. Turun dari Sentalu kita pengen makan tapi restorannya lagi nyiapin makan buat rombongan grup. Aku yang malas menunggu ini kan malas yaa mending cari tempat lain buat makan hahahahha. Aku gatau kalau ada museum Merapi apalagi sudah tutup hahhhaaa belum sempat dikunjungi sudah tutup aja. Emang penyesalan itu datangnya akhir yaaa, harusnya kita duduk manis sambal ngopi di depan restoran sembari nunggu makanannya jadi hahahahahah.


Kita makan Nasi Uduk di jalan kaliurang. Menurutku nasi-nya enak, kangkungnya enak dan semuanya enak karena kita kelaparan hahhahahha. Aku senang banget kalau lihat kamu makan, dengan menu yang lengkap kamu selalu lahap makan. Biasa makan 4 sehat 5 sempurna sih ya ahhaahahahahah. Selain makanannya enak harganya pun juga murah. Aku selalu kepikiran, suatu hari nanti kalau aku merindukanmu. Aku akan mengunjungi tempat-tempat yang pernah kita datangi untuk mengobati rasa rinduku. Tetapi ternyata aku belum sanggup melakukannya sekarang. Aku masih merasa di setiap sudut kota selalu ada kamu. Baru kali ini aku sangat membenci kota Jogja.


Ke basecamp Sheila on 7, ya setahuku basecamp band memang mayoritas kayak toko gitu. Aku pernah ke Bali ke basecamp SID beli pesanan kaos adikku. Kata sopir ojeknya “kalau beruntung bisa ketemu Jerinx mbak”. Aku gatau siapa itu Jerinx pada waktu itu 0__0 tapi untungnya juga ga ketemu sih hahahahah. Trus kita pergi ke Maguwo, youre addict football, right??? Kamu selalu penasaran dengan hal-hal yang menurutku biasa saja. Aku selalu iri dengan rasa penasaranmu dan kepercayaan dirimu. Tahu ga, kamu dengan pede-nya bertanya-tanya. Its cool. Aku selalu mikir kamu adalah cerminku tapi ternyata aku salah. Kamu jauh lebih keren daripada aku. Setelah dari Stadion kita putuskan untuk pulang karena jam 9 kita mau naik kereta ke Malang. Tadinya aku sudah mempersiapkan buku teka-teki untuk killing our time tapi lupa ga dibawa -__________________________-.

Tapiii yyaaaaa sebelum ke Stasiun kan kita mampir di Indomaret Keraton. Aku ga expect banget bakalan ketemu Putri, satu-satunya orang yang aku ceritain kalau aku pergi sama kamu hahhahaha its fun. Tahu ga hal lucu yang bikin aku jengkel, Putri bilang kamu itu adikku hahhahahahahahahahahahahahahahha gilaaaaaaakk, emang muka-ku setua itu kah???

Trus kita makan di seberang alun-alun namanya aku lupa yang jelas makan iga bakar dan saparela. Siapa yang rela??? Ga ada yang rela. Truussssssss kita berangkat deh ke Stasiun naik kereta Kertanegara. Aku tuh sampai ga bisa hitung berapa kali kamu ke kamar mandi. Ibaratnya nih yaaaa, setiap ada kamar mandi kamu harus mampir dulu kalaupun ga ada pokoknya harus cari. Berbanding terbalik denganku yang apa-apa ditahan sampai dapat tempat yang nyaman dan bersih hahahhahahahaahaha. Di dalam kereta kita lebih banyak tidur sih yaaa karena sudah malam dan ngantuk. Sampai jumpa di Malang yaaaaa.

DAY 2 - How You Impress ME


 


 

Selasa, 11 Juli 2023

Yeeeeyy……….im so excited bangeeeeeeeettt

Hari kedua kita bakalan pergi ke Magelang and of course ke Borobudur yayayayayya. Karena aku ini agak buta peta yaaaa jadi mohon maaf yaaaa. Sebenarnya aku bukannya sengaja gamau cari sarapan cuma aku ya bingung mau cari makan apa. Jadi sepanjang perjalanan kita cuma cari-cari makan tapi ga ketemu. Aku sudah mikir sih duh ni anak mesti mau makan dulu tapi yaudahlah nanti ajjajajjajaajajajajajajajajjaj. Sampai akhirnya kita di Borobudur. Karena aku jarang sekali ke tempat wisata jadi ya gatau ya harga tiket masuknya berapa tapi ya memang pricey juga yaaaaa untuk aku yang miskin ini T_______________T. Untung banget kita datangnya pagi, belum ada banyak orang jadi kita bisa menikmati Borobudur secara luas. Hmmmm…..emang agak aneh sih ya dirimu ini, kayak anak kecil yang penasaran segala hal. Bukannya aku ga penasaran tapi ya sebisanya aja, ga ngebet banget kayak kamu hahahah. Beda denganmu yang kayaknya harus banget nyobain atau cari tahu kalau penasaran. Agak konyol juga iyaaaa, engga bukannya agak konyol tapi konyol banget hahahhahahahaha. Kadang sampai mikir ini orang energinya habis kalau kelaparan aja kali yaaa. Kalau aku sendiri mungkin setelah keliling yaudah pulang hahahahaaha. Trus kan ada tuh rombongan pelajar kayaknya. kita istirahat duduk ga jauh dari mereka. Mendengarkan guide-nya menceritakan sejarah Borobudur, udah kayak ikut karyawisata gratis aja. Tapi ada yang lebih menarik, ada dua Bapak-bapak yang sepertinya tukang bersih-bersih menceritakan sama halnya sama 2 anak kecil. Aku lebih tertarik mendengar Bapak tersebut bercerita. Aku gatau biji apa yang digeprek sama Bapaknya yang katanya bisa dimakan. Aku ingat kamu pengen pamer ke Ibu kamu tapi ga bisa reach out Ibu, gagal pamer deeeh hahahahha. Aku sebenarnya pengen banget kamu naik ke atas tapi juju raku eman-eman sama uangnya ahahahahahahahahaa karena aku tahu kamu yang bakalan keluarin uangnya. Padahal ini baru hari kedua, masih banyak tempat yang mesti kita kunjungi. Aku bimbang makanya aku saranin kamu naik sendiri aja. Tapi kamu bilang ga tega juga kalau naik ke atas, ga tega Borobudur dinaikin maksudnya bukan ga tega ninggalin aku sendirian ahahahahahahahah

Karena sudah agak siang-an kita putuskan untuk turun. Kupikir percakapan kita akan canggung tapi, kamu pinter mencairkan suasana kok hehehe. Selama perjalanan ke bawah kita melewati banyak penjual. Aku jadi ingat kamu bilang “jadi ingat Ibu di rumah” tapi kamu ga menceritakan apa masalahnya. Kebetulan aku juga lapar jadi sampai bawah kita makan bakmi. Kita pesan bakmi dua, air mineral dan kerupuk. Tapi nih yaaaa, bakmi-nya ini bukan bakmi pada umumnya yang aku makan, lebih kayak bikin mie rumahan ahahhahaahhahaha. Tapi karena aku lapar ya enak-enak ajalah.

Salah satu wishlistmu kan Gereja Ayam alias Bumi Rhema.

Habis dari Borobudur kita pergi Gereja Ayam, untungnya searah jadi nyasarnya ga jauh-jauh deeh hahahhaha. Memang butuh effort ya untuk naik ke atas hahhahaha. Mana tanjakannya tajam sekali, sekali tendangan menggelinding ke bawah hahahahhaa. Tapi seru kan???? Karena aku tidak begitu penasaran dengan lantai pertama jadi aku putuskan untuk explore sendiri aja tanpa pemandu. Karena kamu tingkat penasarannya tinggi sekali ya, setelah selesai berkeliling pun kamu penasaran lantai pertama yang mana. Setelah kamu menemukannya akhirnya kamu berkeliling sendiri. Kutungguin dari yang awalnya keringatan sampai kering keringatku ga keluar-keluar ni orang. Jangan-jangan ikut aliran sesat hahahahhaha

Kalau ke Gereja Ayam lagi aku selalu pengen nyobain telo gorengnya. Pertama kali kesana menurutku itu ketela goreng terenak yang pernah kumakan. Tapi gatau ya kok pas pergi sama kamu rasanya ga ada enak-enaknya ahhahahahaahahahahaahahahahahahahah. Jujur ya saat kita duduk untuk istirahat aku sudah mulai jealous lagi ahhahahhahaah

Setelah itu kita rencananya pergi ke Tumpeng Menoreh karena kata temenku lebih dekat dari Gereja Ayam. Tapi kayaknya kita memang diharuskan untuk jalan sesuai dengan rencana saja. Sudah keliling sampai mengitari gunung lokasinya masih jauh. Aku sih awalnya excited sekali soalnya dari dulu pengen kesana, tapi kalau ditengah jalan sudah tidak meyakinkan mending gausah aja. Tapi kok kayaknya kamu yang jadi penasaran akakakakakkakak sampai akhirnya kita menyerah untuk Tumpeng Menoreh. Kita putuskan untuk pergi ke Punthuk Setumbu sesuai dengan rencana awal.

Woooooooo……ternyata seru juga naik ke atas, menanjaaak lagi. Energiku yang sudah habis makin terkuras. Tapi katanya memang begitu yaaa kalau mau dapat sesuatu yang indah ya rintangannya berat juga. Aku ga begitu menikmati pemandangannya sih but I always love our weird conversation. Padahal mungkin ya ga penting-penting banget, but we laughing together is so good. I think I live in another universe. Aku juga suka bagian kamu menceritakan tentang pekerjaanmu sampai aku bongkar isi dompetmu hahahahahah. Gilaaak ya ini orang percaya sekali sama akua tau emang bodo amat aja. Aku bilang kan kalau kamu pernah bilang ga akan pernah ke Jogja apalagi untuk menemuiku. Kamu ingat ga?? Engga ingat yaaaaa hahahahahahahaha. Aku sakit hati loooh waktu itu, sakiiit bangeeeet. Trus kamu bilang kalau kamu makan ludah kamu sendiri. Aku gatau sih yaa itu ekspresi apa, orang kamu juga kayaknya ogah-ogahan jawabnya hahahahahah. Alias ga peduli. But I still care. Aku juga suka percakapan kita di Puntuk Setumbu, sangat menyenangkan. Terima kasih yaaaa, mempercayakan liburanmu padaku.

Karena hari sudah gelap kita akhirnya pulang ke Jogja. Gilaaaakk….benar-benar seharian di Magelang. Rencana pagi kan mau makan di pasar Kranggan tapi belum buka. Di jalan pulang kita mampir di Pasar Kranggan untuk makan. Random aja pilih makanan. Karena kupikir kamu harus banget makan nasi jadi kuputuskan untuk beliin kamu rice katsu dan aku makan kweitiauw. Coba tebak apa?? Kweitiauw-nya enaaaaaaak bangetttttt. Aku sampai bilang berkali-kali kalau Kweitiauw enak dan akan coba lagi lain hari. (tapi sampai sekarang aku belum coba lagi, aku takut terbawa suasana lagi). Kan kita habis makan yaaaaa perut kenyaaang kan, tapi kamu masih pengen makan aja. Setelah makanan datang I think im jealous again ahahahhahahaahahah siaaaal sudah berapa kali aku jealous.

Di Alkid kita muter-muter ga jelas. Benar-benar ga jelas. Moodku kok jadi jelek begini yaaa. Kok childish banget sih. I try to control my self but sometimes I cant handle it. Aku sadar aku salah tapi aku gatau kenapa (sekarang aku tahu kenapa, ternyata aku jealous ahhahahahaa) -___________________- jadi mohon dimaafkan yaaaaa. Aku pun juga merasa kok kita duduk berdua tapi seolah-olah duduk sendiri-sendiri like stranger. Trus kamu bilang “ini baru hari kedua looh”. Aku jadi sadar besoknya ga boleh lagi begini tapi di Malang gitu lagi yayayaya jajajaajjajajajajajajja. And the result is I apologize to you but you said “its me not you” and okaayy I”ll forgive you too.

Day 1 - First Time First Meet


10 Juli 2023 


Heiii……aku mau nulis sesuatu tentang pertemuan-pertemuan kita.


Jam 7 pagi jadwal kereta Jakarta -  Yogyakarta akan segera tiba. Jujur aku tidak begitu deg-deg-an, mungkin karena kita sudah lama kenal dan sering ngobrol. Tapi, aku sedikit panik sampai aku salah parker. Ga salah juga sih tapi lebih tepatnya kejauhan parkirnya. Im so excited, of course. Aku sendiri juga heran kenapa aku sangat excited sekali. Mungkin karena ini akan jadi liburan perdana-ku dan bersama kamu hahahahahahha. Ku dengar kereta yang kamu tumpangi sudah sampai tapi kamu tak kunjung keluar. Aku yang awalnya ga deg-deg-an jadi deg-deg-an. Aku sampai lihatin semua orang yang sekiranya mencurigakan ahahhahahaha. Kan rencanaku aku mau kagetin kamu trus lihatin kamu dulu, mau tahu aja kamu notice ga ahhahahahaha. Ehh….kamunya ga keluar-keluar sampai gerbang pintu keluarnya ditutup. Aku sampai suudzon, jangan-jangan dia sudah lihat aku trus kabur hahahahahahah drama banget yaaa.


Mungkin sekitar jam setengah delapanan akhirnya kamu keluar. Hmmmmmm…….ya ga gimana-gimana. Akku justru bingung mau ngomong apa, ya gimana dong selama ini kamu mulu yang memulai percakapan. Ya meskipun aku sadar its not good but I want to save my life too hahahaha. Im trying, aku sudah coba untuk memulai percakapan dulu selama ini tapi kayaknya selalu gagal. Aku selalu mikir, kok aneh ya aku.

Harusnya kita jabat tangan dulu ya, tapi kamu malah ngasih oleh-oleh duluan. Like….apaaan siiih ini hahhahahaahahha ya kali aku jalan sambil makan. Honestly percakapan yang kumulai dengan menanyakan semalam di kereta its just basa-basi yang mampu aku ucapkan hahahhaha. Barang bawaanmu itu cukup banyak untuk omonganmu yang katanya Cuma bawa satu tas kecil dan ransel tauuukkk. Mana berat semua -_______- ya mau gamau harus dititipin dulu barangnya ke penginapan, untung aku sudah tanya duluan dan diperbolehin titip barang.

Iya aku tahu kamu pasti pengen makan. Tapi, aku sendiri juga bingung mau ngajak makan apa. Padahal aku sudah mikir kalau ga ada soto mending ini itu dll. Otakku langsung blank kalau ditanya mau makan apa. Karena jadwal pertama kita adalah ke Taman Sari, sesuai rencana awal kita ke pasar Ngasem. Pas aku lihat di Tiktok tuh makanannya menarik-menarik lohh atau kita yang kesiangan kali yaa. Untungnya kamu mau makan apa aja, gatau sih antara lapar atau yaudah deh apa yang ada aja hahhahhaah. Aku memang ga lapar kok. Aku mau cobain oleh-oleh yang kamu bawain. Ga enak ga enak sama sekali -___________- satu gigitan kecil aja rasanya aneh banget. Aku tidak pernah merasakan makanan rasa seperti ini. Sebenarnya aku agak ragu sih sama Soto yang kamu makan, kayaknya ga enak hahahahahahaha. Tapi yaudah sih orang kalau lapar ntar juga enak-enak aja rasanya. Kalau tahu di seberang ada makanan yang lebih enak, mending makan di seberang aja kemaring.

Jam buka Taman Sari masih lama, kita putuskan untuk keliling Pasar Ngasem. Kayaknya Pasar Ngasem itu masih bagian dari Taman Sari kali ya dulunya. Karena ga ada apa-apa yaudah kita putuskan untuk langsung ke Taman Sari. Eeeh ternyata belum buka juga ternyata. Naaaaaah, ini nih yang aku amazed. Kupikir kamu bakalan capeek banget karena habis perjalanan jauh, gataunya malah paling semangat. I don’t know yaaaa kamu emang semangat atau gamau terlihat canggung kita berdua bahahahahahahaa. Aku ini ga suka melanggar aturan yaa, tapi kamu dengan beraninya mengajakku berpetualang. Belum masuk Taman Sari udah keliling duluan kita. Seruuu sih, meskipun aku seidkit was-was takut dimarahi hahhahahaha


Akhirnya kita bisa masuk ke Taman Sari. Aku tuh kayaknya lempeng-lempeng aja ya oranngya, tidak terlalu excited sama sesuatu hal. Yaaa meskipun itu menarik bagiku, tapi ya biasa-biasa saja. Tidak seperti kamu hahahhahaahhahaha. Aku sudah capek tapi dia kok masih on fire gini siiih, yaaa malu dong gue hahahahhhaahahha. Kalau aku sendiri yang ke Taman Sari palingan aku cuma ngikutin orang di depanku aja, ya ikutin jalannya. Tidak ada pikiran untuk melalang buana ga jelas kayak kamu kemarin, but im happy. Hal baru yang menarik buat aku. Trus kan kita mau balik lagi, kamu pengen balik lagi lihat kolam pemandian. Aku sudah bilang tidak boleh tapi kamu masih ngeyel mau balik dan ga dibolehin sama petugasnya hahahaha.

Rencana kedua kan kita ma uke Keraton. Aku lupa benar-benar lupa kalau setiap hari Senin, Keraton libur. Sialan. Aku harus mikir otak lagi, mau kuajak kemana lagi. Aku pengen ke ArtJog. Tidak ada dalam rencanaku sih tapi memang jadi plan B kalau misal ada tempat yang tidak bisa kita kunjungi. Tapi kenapa kita jadi menikmati sendiri-sendiri siih hhahahahahaha. Yaudah sih yang penting seru banget. Aku menikmatinya, aku harap kamu juga yaaa.


Karena sudah siang sepertinya perutmu sudah lapar yaaa. Naaaah, aku bingung nih mau makan apa. Why why??? I always confused about meal. Tadinya mau makan Soto di Pasar Beringharjo kan yaaa, tapi tadi pagi kamu sudah makan Soto. Ya kali makan Soto lagi hahahahaha. Aku kepikiran Es Teller Moerni yang banyak orang bicarakan. Akhirnya aku putuskan makan di sana. Waaah gilaaak, ga nyangka kamu suka Bistik. Its good. Kenapa setiap makan mesti difoto dulu sih??? Menurutku aneh aja awalnya, ini orang narsis juga ya setiap mau makan difoto hahahaha.

Akhirnya energimu habis juga yaa hahahha

Habis makan bukannya tambah bersemangat tapi kamu kecapekan bangeeeet. Sudah loyo. Ya akhirnya kita ke tempat penginapan. Karena belum jam-nya check in, kita mampir di Masjid dekat penginapan. Sholat dan istirahat. Iyaaa benar-benar istirahat. Bisa-bisanya ya kamu tidur, mana pakai acara ngorok lagi. Capek banget ya ini orang pikirku. Tapi, bisa juga sambil nanya “kamu mau balik?” trus tidur ngorok lagi hahahahah. Ya ampun ini orang ga ada jaim-jaimnya yaaaa hahahahahahahahah. Trus kan kamu check in disuruh bayar kekurangan pembayaran, bisas-bisanya ga da duit hahahahahahahahha. Akhirnya kamu istirahat.


Habis magrib rencana kita mau ke Malioboro. Sebelumnya kita makan di Sego Telkem di dekat Pasar Sentul. Jujur aku memang lagi ga nafsu makan aja hari itu, kok rasanya semua makanan yang kumakan ga da yang enak wkwkwkwkwkwk. Tapi lihat kamu makan dengan lahap rasanya senang sekali. Saat kamu bilang “ini baru makanan”, aku jadi merasa bersalah karena tidak memberimu makanan yang layak sedari pagi aahahahahahahahahaahahahah duh kasihan banget ini anak orang kelaparan seharian. Mau makan cuci tangan its good. Ternyata cuci tangan yang kamu lakukan sedari pagi, yang kupikir hal wajar. Akan kulihat sepanjang hari kita bersama hahahahaha.



Kita menyusuri jalan di Malioboro, seru. Bahkan waktu kamu ketemu sama temanmu itu masih seru. Aku tidak tahu apa yang kalian bicarakan kok hahahahahaha. Sampai akhir keseruannya habis, waktu kamu lagi telephone. I don’t know. I don’t like this feeling. Like….im jealous??? Fuck up!!! I don’t wanna hear you talk with another women while with me, so im out. Aku pergi menghindar, bukan hanya aku takut sedih aku juga tidak mau mendengar kata-kata manismu dengannya hahahhahahah. Aku jadi mikir, im nothing. Wong selama ini aja dia ga pernah telephone aku, sementara dia telephone sama cewek lain. But im trying ok. Ini baru hari pertama, I don’t want ruin our day. Meskipun ya aku sudah badmood hahahahahahah, maaf yaaaa. Im stupid. Kita jalan mau pulang. Hari esok sudah menanti.

Tuesday, 30 March 2021

Godaan dibalik Doa Yang Terkabul

Hai, sudah lama ya aku nggak nulis di sini. Aku emang kayaknya tipe orang yang kalau sudah capek sama satu hal gamau tahu hal lainnya -______-. Dulu aku nulis untuk mengisi waktu senggang setelah sibuk kerja jadi males nulis. Sekarang setelah nggak kerja jadi nulis lagi, emang ya nulis tuh nggak pernah mengkhianati.

Selama pandemi aku masih kerja tapi akhir Desember 2020 kemarin aku memutuskan untuk berhenti. Awalnya sempat bimbang dan bingung. Tapi, waktu itu ada suatu kejadian yang membuatku berpikir “kayaknya ini jalannya keluar”. Jujur saja, aku emang rada bimbang keluar kerja karena berbagai macam alasan personal. Mungkin Tuhan mendengarkan doa-nya bahwa aku ingin males-malesan aja di rumah. Tapi, hampir 3 bulan aku di rumah merasa bosen banget, tentu saja selain bosen ya jadi krisis ekonomi hahahahha.

Selama aku di rumah yang aku doakan supaya aku cepat dapat kerja yang diridhoi Allah dan juga sesuai keinginanku. Ada salah satu penawaran kerja yang aku jalani testnya tapi aku tolak offeringnya ketika sudah diterima. Waktu aku sangat berpikiran picik. Aku merendahkan diriku sendiri. Aku menganggap diriku tidak pantas mendapatkan kesempatan itu. Yang jelas aku terlalu pnegecut untuk memulai hal baru.

Aku lupa. Aku melupakan sesuatu. Seharusnya waktu itu aku membicarakannya dengan seseorang, mencari pendapat mereka atau apapun itu sehingga aku bisa jadikan pertimbangkan. Aku terlalu idealis bahwa yang mengerti posisiku cuma aku sendiri. Setelah sebulan aku benar-benar menyesalinya. Aku tidak bisa tidur berhari-hari. Memikirkan keputusan bodohku. Setelah merasa jadi pecundang aku bercerita sama salah seorang temanku, katanya aku terlalu berpikir jauh. Galih mengatakan kalau aku tidak perlu ragu-ragu, harus percaya sama diri sendiri.

Kemudian aku berpikir bahwa aku tidak boleh menyesalinya. Aku tidak boleh menyalahkan Allah, siapapun ataupun keadaan. Kalaupun ada yang disalahkan adalah aku sendiri. Aku berdoa dan yakin kalau Allah akan memberikanku jalan yang lain.

Tapi, yang membuatku merasa jadi orang bodoh adalah aku pernah mengatakan dalam hati bahwa aku ingin bekerja di bidang tersebut beberapa tahun yang lalu. Terrnyata justru aku sendiri yang melepaskannya. Aku yang menolah kesempatan yang diberikan Allah padaku. Tapi aku bahagia, ternyata Allah mendoakan apa yang aku inginkan meskipun tidak secara langsung DIA mewujudkannya. Aku perlu bersabar dan percaya pada-Nya.

Aku selalu memikirkan hal ini beberapa bulan ini. Aku terlalu fokus pada doa-doa yang aku panjatkan tapi aku melupakan apa yang sudah Allah berikan padaku. Dibalik doa-doaku tersebut, ternyata tanoa aku sadari Allah selalu memberikanku kesempatan-kesempatan yang aku tinggal mengeksekusi I will take it or not.

So, for this chance i will take it.

Aku berharap ini bukan keputusan yang hanya bisa membuatku terlepas status pengangguran. Aku harap ini menjadi jalan baru bagiku. Jalan yang sudah Allah ridhoi dan akan menjadi hal baik bagiku di masa depan.

Friday, 21 December 2018

[REVIEW] Novel Catatan Harian Menantu Sinting karya Rosi L. Simamora



 
Judul: Catatan Harian Menantu Sinting
Penulis: Rosi L. Simamora
Penerbit: Pt Gramedia Pustaka Utama
Tahun: 2018

BLURB

Aku Minar.
Ini cerita cinta versi aku dan Sahat (dan….Mamak Mertua).
Seru. Ngeselin. Gemesin.
Sekaligus sangat menantang.
Ditambah latar belakang keluarga besar batak yang penuh drama dan asumsi, kisah-kisahku lebih sering berakhir konyol dan nyaris bikin aku frustasi.
Apalagi aku dna Mamak Mertua punya kepercayaan berbeda tentang cinta dan kebahagian, terutama kalau menyangkut Sahat, kesayangan kami berdua.


A.     Karakter

  1. Minar, menantu dari keluarga Batak yang teramat mencintai suaminya namun sering berebut cinta dengan Mamak Mertuanya
  2. Sahat, suami Minar yang juga mencintai Minar namun tidak kalah mencintai Mamaknya yang selalu bertekuk lutut di depan Mamaknya
  3. Mamak Mertua Minar, yang sangat heboh banget kalau menyangkut anaknya apalagi keluarga besarnya.


B.     Review
Catatan Harian Menantu Sinting ini menceritakan sosok Minar yang harus menghadapi Mamak Mertuanya. Ceritanya seru banget sih asli. Aku dibuat ngakak waktu baca cerita ini. Aku sudah feeling waktu mau baca cerita ini kalau emang ini komedi parah hahaha apalagi dengan latar belakang orang batak. 

Wednesday, 19 December 2018

[REVIEW] Novel A Moment to Decide karya Dian Dhie



Penulis: Dian Dhie
Penerbit: @penerbitindiva
Hlmn: 288 hlmn
ISBN: 978-602-5701-08-5
Cetakan pertama, Oktober 2018

BLURB
Kau tahu apa rasanya menjadi orang lain? Kau tidak akan pernah jadi dirimu sendiri, selama tidak kau terima keadaanmu.
Riana tidak pernah melawan pada kedua orang tuanya. Apa pun yang Ummi dan Abi-nya perintahkan, dia akan melakukannya. Hingga suatu hari, mau tidak mau, ia harus menikah dengan seorang mualaf asal Korea yang belum dikenalinya. Riana dan kedua sahabatnya memang suka K-Pop dan K-Drama tanpa setahu Ummi dan Abi-nya, tapi haruskah dia menikahi Oppa seperti yang teman-temannya ceritakan? Bermata sipit dan berbadan gemuk yang mewujudkan khayalannya?
Riana hanya bisa menangisi nasibnya yang merasa tidak bisa menjadi dirinya sendiri.

A.    Karakter

  1.   Lee Joo Hwon, Pria asal Korea yang bekerja dia perusahan elektronik bagia staff marketing.  Ceritanya Joo Hwon seorang mualaf yang ingin memperdalam ilmu agamanya. Joo Hwon tuh seneng denger suara adzan, apalagi ketika di Indonesia makin sering deh dia denger suara adzan. Tentunya Joo Hwon cakep dong, ga kalah sama Kim Jae Won hehehehehe
  2. Gimana sudah jadi Oppa idaman belum nih?? Mau daftar jadi makmumnya belum? Haha
  3.  Riana, Cewek pesantren abis deh. Riana ini lulusan SMA tpai sudah bantu-bantu buat ngajar di pondok. Nah, karena masih muda banget rasa penasarannya kan masih besar. Sama kayak remaja lainnya yang suka Kpop dan K-Drama.
  4. Anisa dan Rani, mereka adalah sahabat Riana. Nah, Anisa dan Rani-lah penyebar virus dunia per-Kpop-an. Mereka bertiga menamai grup mereka dengan sebutan Santri Korean Style

B.     Review
      Oh Ya kalian bisa beli di Gramedia looh kalau mau beli buku.
    Aku ingin berterima kasih kepada @Peekthebook karena sudah memberikan kesempatan untuk mereview buku ini. Nah kalau kalian mau buku ini aku punya 1 eks untuk aku bagikan kepada kalian, kalian bisa ikutin Giveaway-nya di akunku. My Instagram @nit_ayun

Yuhuuuu…kali ini aku mau membahas cerita dari penulis Dian Dhie yang berjudul  A Moment to Decide. Berkisa tentang Lee Jo Hwon seorang mualaf yang ingin mendalami islam. Salah satu rekan kerjanya menyarankan Jo Hwon untuk pergi ke Indonesia kalau ingin mendalami Islam. Pindahlah Jo Hwon ke Indonesia selain mutasi kerja juga berencana untuk mengenal Islam lebih dalam. Pasti senang banget nihh kalau punya Oppa korea kayak Jo Hwon yaaaa

Tuesday, 18 December 2018

[REVIEW] Novel Online Wedding karya Vicantika




Judul: Online Wedding
Penulis: Vicantika
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tahun: 2017
ISBN: 978-602-04-0051-8

BLURB

Selamat datang di onlinewedding.com!
Sudah dikejar target menikah tetapi belum menemukan pasangan yang cocok?
Jangan khawatir, kami siap membantu anda untuk menemukan pasangan yang tepat.
Kami juga akan membantu anda dari perkenalan hingga prosesi pernikahan
Tunggu apa lagi? Segera bergabung dengan onlinewedding.com dan temukan pengantinmu J

Kaynara adalah epmilik wedding organizer sekaligus biro jodoh di dunia maya  bernama Online Wedding. Ironisnya, Nara adalah wanita lajang di usia 26 tahun. Ketika adiknya dilamar oleh kekasihnya, Nara mula merasa tidak aman.
Tak lama kemudian dia mengenal Kanarya, pria tampan versi KW-nya  Orlangi Bloom yang mendaftar di biro jodohnya. Dan tiba-tiba orangtua Kanarya mengira Nara adalah pacarnya ketika mereka sedang makan siang bersama. Apakah ini pertanda baik atau buruk untuk Nara?

A.    Karakter

  1. Kaynara, pemilik WO dan owner OnlineWedding situs untuk pencarian jodoh tetapi sayang oh sayang dia masih jomblo
  2. Kanarya, mapan dan ganteng plus orang tua yang berkecukupan tetapi sayang oh sayang dia juga jomblo


B.     Review

Arya sudah didesak Mama-nya untuk menikah. Ya ampun serius emaknya Arya seru banget, asik kali yak kalau punya mertua kayak Mama-nya Arya, rame gitulohh. Nah atas usul temannya Arya, Arya mendaftarkan diri untuk ikut biro jodoh. Trus Arya stalking nih di web OnlineWedding weidiiih Arya langsung muji kecantikan Nara selaku owner web tersebut. Begitu pun Nara ketika melihat profil Arya dia langsung bilang kalau Arya itu cakep.

Pertemuan pertama mereka di café dan Nara langsung nyeletuk kalau Arya tuh jodohnya hahhahaha. Pertemuan awla ya basa-basi nyari criteria cewek yang dimau Arya tuh kayak gimana.